Home » » Arjuna Bagian 11

Arjuna Bagian 11

Unknown | Sabtu, April 06, 2013 | 0 komentar
Benar kan, Bu?”“Betul. Terus?”“Nah, bagaimana kalau selain cium tangan, Arjuna juga cium pipi Ibu, siapa tahu nanti kita bisa lebih dekat lagi, Bu. Supaya nanti Ibu lebih sayang Arjuna, dan Arjuna lebih sayang Ibu?”Dewi berpikir sebentar. Namun, berhubung Dewi tidak tahu niat Arjuna sebenarnya, maka akhirnya ia memutuskan untuk memperbolehkan Arjuna.Segera Arjuna mencium kedua pipi Ibunya dengan cepat, agar tidak menimbulkan curiga. Lalu Arjuna segera berangkat sekolah. Akhirnya, kegiatan ini menjadi rutinitas setiap pagi. 

Arjuna akan cium tangan Ibunya, lalu mencium kedua pipi Ibunya. Minggu-minggu pertama ciuman Arjuna hanya sekejap. Namun makin lama, ciuman itu sedikit dilamakan oleh Arjuna. Dari hanya sepersekian detik, pada akhir minggu ketiga ciuman itu menjadi satu detik.Dewi senang juga dalam hatinya. 
 
Gadis Sexy
Cerita Dewasa
Anaknya menunjukkan kasih sayang padanya. Arjuna selalu membantu di dalam rumah, selain itu Dewi juga merasa bahwa perkataan Arjuna benar, bahwa dengan mencium pipi, mereka menjadi lebih dekat satu sama lain. Dewi menjadi lebih banyak bercerita kepada Arjuna mengenai rumah dan permasalahannya. Tentu saja bukan permasalahan seks dengan suaminya yang sudah lama tak pernah menafkahi secara batin, namun mengenai permasalahan rumah lainnya. 

Terkadang pula Dewi curhat bila ada permasalahan dengan tetangga. Makin lama mereka seakan menjadi teman yang dekat.Suatu hari, sekitar dua bulan setelah ciuman pertama Arjuna, Dewi memutuskan untuk membelikan baju baru untuk Arjuna dari uang tabungannya selama ini. Walaupun tidak menghabiskan tabungan, namun cukup mahal juga kalau dalam ukuran petani kecil. 

Arjuna gembira sekali, dipeluknya Ibunya, lalu diciumnya pipi Ibunya, kali ini sekitar dua detik dan ciuman Arjuna ketika dilepas terdengar suara kecupan. Dewi kaget, namun ketika dilihatnya wajah Arjuna sangat gembira, Dewi tidak curiga apa-apa. Mulai saat itu Arjuna mencium Ibunya dengan memberikan kecupan saat melepaskan bibirnya. Dan mereka menjadi lebih dekat lagi.Beberapa hari kemudian, saat hari minggu dan banyak orang desa menonton disana, Dewi memutuskan untuk menonton juga.Bersambung................
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Do FoLL'oW - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger